Bahaya Kopi bagi Ibu Hamil dan Janin

illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations
Bahaya Kopi bagi Ibu Hamil dan Janin

Published on May 04, 2021 by handfasting

ibu hamil minum kopi - Ada baiknya bagi ibu hamil untuk tidak mengonsumsi kopi terlalu banyak. Ini bahayanya jika minum kopi terlalu berlebihan.

Bagi Anda pencinta kopi, tidak lengkap rasanya jika memulai hari tanpa secangkir kopi. Minuman hitam ini sangat banyak penggemarnya karena kandungan kafein di dalamnya dapat meningkatkan konsentrasi dan mencegah kantuk. Lalu, bolehkah ibu hamil minum kopi?

Sayangnya, kopi bagi ibu hamil tidak disarankan karena dapat menimbulkan dampak buruk, khususnya jika dikonsumsi terlalu banyak.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa kopi memiliki beberapa kandungan yang berpotensi mengganggu kesehatan ibu hamil dan janin. Mari simak selengkapnya untuk mengetahui bahaya kopi untuk ibu hamil.

Bahaya yang Muncul Saat Ibu Hamil Minum Kopi

Berikut adalah beberapa dampak yang bisa terjadi jika ibu hamil minum kopi:

Masalah Lambung

Kopi bagi ibu hamil dapat menyebabkan masalah lambung. Kafein yang terkandung dalam secangkir kopi mempunyai efek meningkatkan asam lambung dan gerak usus.

Selain itu, kondisi mual hingga muntah yang dialami ibu hamil bisa semakin parah dengan efek minum kopi.

Insomnia

Kopi terkenal dengan efeknya yang menjaga Anda dari rasa ngantuk. Perlu diketahui bahwa metabolisme untuk kafein pada ibu hamil menjadi 1,5 hingga 3,5 kali lebih lambat.

Nah, kondisi ini menyebabkan kafein lebih lama berada dalam tubuh, sehingga dengan konsumsi sedikit kopi saja Anda dapat mengalami insomnia.

Anemia

Anemia pada ibu hamil umumnya dikarenakan kurang asupan zat besi sebagai pembentuk hemoglobin (Hb). Minuman berkafein memiliki senyawa fenol yang menghambat penyerapan zat besi sehingga meningkatkan risiko anemia pada ibu hamil.

Padahal, zat besi sangat dibutuhkan sebagai pengantar oksigen di dalam tubuh, khususnya bagi janin.

Kesehatan Plasenta Terancam

Dilansir dari American Pregnancy Association, kandungan kafein dalam kopi dapat melintas menuju plasenta. Dengan demikian, zat itu dapat tersalurkan ke tubuh janin yang ada di dalam perut ibu hamil.

Bukannya bermanfaat, keadaan tersebut justru dapat mengancam keselamatan janin karena dirinya masih belum mampu memetabolisme kafein yang masuk ke dalam tubuhnya.

Berat Badan Lahir Rendah

Penelitian yang dirilis dari PLOS ONE menyatakan, konsumsi kopi berkafein di atas 100 mg per hari pada ibu hamil meningkatkan risiko bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memastikan risiko tersebut.

Cacat Lahir

Janin yang pertumbuhan organnya belum sempurna tentu akan mengalami kerusakan organ jika kafein masuk ke dalam tubuhnya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kafein yang diminum ibu dapat menembus plasenta dan masuk ke tubuh janin.

Keguguran

Penelitian oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology membeberkan bahwa wanita yang mengonsumsi 200 miligram atau lebih kafein setiap hari memiliki kemungkinan dua kali lebih tinggi untuk mengalami keguguran, dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kafein.

Berapa Takaran Kopi yang Aman untuk Ibu Hamil?

Penting untuk membatasi takaran kopi bagi ibu hamil. Sebaiknya Anda minum kopi tidak lebih dari dua cangkir atau setara dengan 200 miligram kafein per hari. Agar jumlah tersebut tidak terlampaui, berikut adalah informasi mengenai jumlah kafein di beberapa jenis minuman dan makanan:

  • Satu cangkir kopi instan mengandung sekitar 100 miligram kafein
  • Satu cangkir teh mengandung sekitar 75 miligram kafein
  • Satu kemasan minuman soda mengandung kira-kira 40 miligram kafein
  • Cokelat seberat 50 gram mengandung 25–50 miligram kafein

Maka dari itu, ibu hamil minum kopi sebenarnya tidak dilarang, namun perlu memperhatikan takarannya. Jika Anda ingin mendapatkan efek kafein, maka Anda bisa mengonsumsi minuman alternatif seperti teh.

Apabila rasa kopi yang ingin Anda dapatkan, Anda bisa mengonsumsi kopi decaf atau dekafein yang berarti kandungan kafeinnya sudah 97 persen dikurangi.

Jika ibu hamil tidak mematuhi batasan konsumsi kafein tersebut, baik yang berasal dari kopi atau asupan lainnya, dampak buruk seperti yang sudah dijelaskan di atas dapat terjadi pada Anda dan janin.